Showing posts with label Kelistrikan Body. Show all posts
Showing posts with label Kelistrikan Body. Show all posts

Friday, December 13, 2013

FUEL INDICATOR 20131213

FUEL INDICATOR
 Well on this post I will try to discuss how the fuel indicator .. probably never crossed our minds why the fuel needle always moves along with increasing fuel ? nah .. for more details see this post empatlawang yes gentlemen friends . ^ - ^
Fuel indicator is used as a tool to control the amount of fuel in the tank , the fuel measurement type balancing ( limiting the operating coil and coil ) are two component units are placed in separate places with each other . however the unit will affect the work of the other units . units are placed on the fuel tank sending unit called ( sending unit ) , while the unit is mounted on the instrument panel in front of the driver called the receiver unit ( receiving unit ) , it is placed on the receiver coil balancing.The second component units are arranged in series with the battery through the ignition switch . how the fuel gauge is as follows , when the ignition is directed at the position on the current from the battery flows to the second unit of a fuel gauge , when the amount of fuel a little , then the electric current will flow from the battery through the ignition coil then flows on limiing , the next stream flowed on operaing coils mounted parallel to variable resisance . because the amount of fuel a little , then floats will be in the down position . this resulted in variable Resistance to position a small resistance value , therefore most of the current flows in the variable resisntence and current flows to the operating coil is small, so kemagnetannya weak . with this condition , then the needle will be interested in limiting coil ( toward empty ) due to the limiting magnetization coil stronger than the operating coil . when the volume of fuel rises, the float will move up , this causes resistense variable value will increase. konsisi like this in the electric current to the operating coil will increase in size , so that the operating coil magnetism grow stronger so that the needle will be attracted to the right hand ( towards full ) . 


OK fella probably enough of the discussion .. maybe my friends have any suggestions or criticisms please leave the message field , , - _ -

20131213 ENGINE TEMPERATURE INDICATOR

ENGINE TEMPERATURE INDICATOR
(In this post I try to discuss about the workings of the engine temperature indicator .. and I tried on every subsequent post using the international language for the English language .. english Keith could, in the right hand column of the blog translations available) Any time the operator or driver will know that the temperature in the cooling system on the boundary conditions of safe or unsafe because the temperature indicator mounted on the vehicle .Abnormal heat rise hint or warning to the driver that the condition of the engine or other components are not working normally , therefore the driver must immediately stop the engine work before serious damage occurs .There are several types of engine temperature indicator , which is used by most bnyak Utilizing bimetallic or magnetism .
A. Engine Temperature Indicator With BimetallicIndikaor contained in the bimetallic receiver and sender use a bimetal element using elemenresistance called a thermistor .The way it works is , when the cooling water temperature is low, then high- value detainees in thermistor and almost no current flowing . therefore, heat a small wire generates heat , so that the needle only slightly curved , and when the cooling water temperature increases, the thermistor decreases prisoners . this causes the current flowing into the hea wire increases, so the heat generated also increased , as a result of the growing number of bimetallic arch , arched bimetal element proportional to the heat generated by the heat wire .B. Temperature Indicator With MagnetismThe way it works is , when the cooling water temperature is low, the high value detainees in the thermistor so that the current flowing in the coil operating small value causes weak magnetism . on the other hand limiting the current flowing in the coil no change . due to the limiting magnetization coil is greater than the coil operaing then the needle will be interested either left ( cold ) . when the cooling water temperature increases, the resistance in the thermistor will shrink . this led to the current flowing in the coil will increase operating therefore kemagnetannya will gradually get stronger as the diminution of the value of prisoners at a thermistor . the conditions are like this , then the needle will be attracted to the right hand ( hot ) . the higher the temperature of the cooling water , the smaller the resistance in the thermistor and the stronger magnet coil produced by operaing .

Enough so first friend if there is additional information please enhancements .. ^ _ ^

Tuesday, December 10, 2013

INDICATOR TEKANAN OLI

Pembahasan Kali ini masih meliputi komponen kelistrikan bodi yakni bagian dari instrumen petunjuk bagi kendaraan..nah instrumen petunjuk itu apa-apa saja y...salah saunya adalah indicator tekanan oli, indicator temperatur engine, dan Indicaor bahan bakar. instrumen petunjuk ini sendiri berfungsi untuk memberikan informasi pada pengendara tentang suatu kondisi kompnen dari kendaraan...nah mari kita bahssalah sau komponennya yakni indikator tekanan oli..
INDICATOR TEKANAN OLI
Indicator tekanan oli adalah suatu aksesori yang berfungsi memberikan informasi atau memberi peringatan kepada pengendara tentang kondisi tekanan olie dalam engine. hsl ini juga berarti memberi peringatan kepada pengendara atau mekanik apabila terjadi kemacetan atau kerusakan dari suatu sistem pelumasan sehingga hal yang tidak dinginkan dapat dideteksi dari awal. indicator tekanan olie terdiri dari tiga jenis antra lain expansi tekanan, tahanan listrik dan lampu indikator. dua jenis yang terakhir yang umum digunakan.
A. Indicator Tekanan Oli Dengan Expansi Tekanan
Indicator expansi tekanan menggunakan sebuah pipa bourdon cekung yang salah satu ujungnya diikat sambngkan pada pipa oli yang ujung lainnya bebas. tekanan oli pada piapa tersebut mempengaruhi pipa cekung. gerakan ini diteruskan pada jarum penunjuk melalui batang sambungan dan gigi dari ujung pipa. jarum bergerak melewati permukaan dial untuk mencatat besar tekanan oli.
B. Indikator Tekanan Oli Dengan Tahanan Listrik
Terdapat dua jenis indikator tekanan oli yang menggunakan tekanan listrik, yaitu gulungan bancing dan thermostatik seperti pada pengukur bahan bakar. prinsip dari kedua aksesori tersebut hampir sama. Pada Jenis gulungan balancing, terdapat sebuah tahanan variabel pada unit pengirim (sending unit).
Apabila tekanan oli naik, diapragma pada unit pengirim ditekan naik sehingga kontak geser bergerak sepanjang tahanan dan menambah besar tahanan nya pada rangkaian. gulungan balncing sebelah kanan pada unit penerima menjadi lebih kuat tetap medan magnetnya dari pada gulungan balancing sebelah kiri; armatur dan jarum penunjuk bergerak kearah kanan menunjuk keangka tekanan yang lebih tinggi.
C. Indicator Tekanan Oli Dengan Lampu Indicator
Sistem pengontrol tekanan oli dengan menggunakan lampu inkator pada prinsipnya sama dengan pengukur tekanan oli dengan tahanan, yakni menggunakan sending unit tetapi berfungsi sebagai sakelar untuk menghubungkan dan memutuskan arus dari baterai ke lampu indikator. bila tekanan oli rendah/kurang maka kontak point pada sending unit akan tetap tertutup sehingga menjadi pengaliran arus kelampu indikator dan lampu indikator akan menyala. sebaliknya apabila tekanan oli naik sesuai spesifikasi , maka kontak point akan tertekan dan membuka, sehingga tidak ada pengliran arus ke lampu indikaor dan lampu indikator dan lampu indikator akan padam.

Sunday, December 8, 2013

20131208 REFLEKTOR

REFLEKTOR
Reflektor yang ada pada lampu kepala dilapisi aluminium untuk memantulkan cahaya. filamen pada bola lampu ditempatkan sedemikian rupa didepan reflektor, sehingga fokus yang tepat bisa diperoleh.

Lampu Jarak Jauh (100 M)
  1. F merupakan titik api
  2. Pemancaran Sinar dipancarkan secara paralel terhadap poros reflektor, oleh karena itu jangkauan nya luas






  3. melalui lensa penyebarannya jadi merata



Lampu Jarak Dekat (40 M)
  1. Filamen lampu berada didepan titik api dengan demikian arah cahaya akan menurun
  2. Penutup memungkinkan idak adanya sinar pada seengah cermin pada bagian bawah, oleh karena itu hanya cahaya bagian atas yang dipantulkan

20131208 RANGKAIAN KLAKSON

RANGKAIAN KLAKSON
Nah..sob dah sampe pada pembahasan klakson nih...Hmmm mungkin pembahasan tentang sistem penerangan n klakson smpe dsni aja..pada postingan berikutnya InsyaAllah kita akan bahas mengenai wiper dan washer..eit tapi kita selesaikan dulu rangkaian klakson nya y..cek it out.!
Klakson adalah terompet elektromagnetik atau sebuah alat yang membuat pendengarnya menjadi waspada. biasanya klakson digunakan pada kereta, mobil dan kapal yang digunakan untuk mengkomunikasikan sesuatu ^_^. dimana klakson memberi tahu pendengarnya bahwa ada kendaraan yang datang dan mengingatkan akan kemungkinan bahaya yang akan terjadi. 


Gambar Rangkaian Klakson
Cara Kerjanya
Ketika switch klakson mendapatkan tekanan maka arus dari baterai akan masuk ke terminal 86 relay kemudian diteruskan keterminal 85 lalu ke massa maka akan terjadi kemagnitan pad kumparan term. 86 dan 85 sehingga kontak point pada relay (antara terminal 30 dan 87) akan terhubung, maka akibanya arus dari baterai yang masuk ke term 30 akan diteruskan ke term 87 relay lalu ke beban (klakson) sehingga klakson berbunyi.


20131208 RANGKAIAN LAMPU REM

RANGKAIAN LAMPU REM
Lampu rem digunakan sebagai tanda bagi pengendara yang berada dibelakang suatu kendaraan bahwa kendaraan yang kita gunakan sedang mengerem. lampu rem memberi tanda bahwa kendaraan sedang diperlambat atau akan berhenti. sistem lampu rem terdiri dari sekering, sakelar lampu rem, Lampu belakang dan kabel penghubung. sakelar lampu rem rem terdiri atas dua jenis yakni jenis mekanik dan jenis hidrolik, sakelar lampu rem jenis mekanik biasanya dipasang pada pedal rem. seperti yang ditunjukkan pada gambar. saat pedal diinjak maka sakelar akan terhubung.

Gambar Sakelar Lampu Rem Ipe Mekanik

Pada sakelar lampu rem tipe hidrolik, bila pedal rem diinjak saat tekanan minyak rem sudah mencapai 0,5-1,5 bar, maka membran akan tertekan dan menghubungkan pela kontak dengan terminal-terminal sehingga arus dari baterai akan mengalir ke lampu rem.

Gambar Sakelar Lampu Rem Tipe Hidrolik



Gambar Rangkaian Lampu Rem
Sistem rem pada beberapa jenis kendaraan juga dilengkapi dengan lampu kontrol keausan sepatu rem (pad), sakelar pengontrol dipasang pada pad rem piringan, bila pad sudah mencapai ketipisan tertentu, maka kabel yang didalamnya akan bergesekandengan piringan rem dan lampu kontrol akan menyala.




20131208 RANGKAIAN LAMPU MUNDUR

RANGKAIAN LAMPU MUNDUR
Lampu mundur dipasang pada bagian belakang kendaraan untuk membagikan penerangan dibagian belakang kendaraan saat kendaraan mundur pada malam hari. selain itu juga berfungsi untuk memberi tanda pada pengendara lain bahwa kendaraan bermaksud untuk mundur. sistem lampu mundur terdiri dari sekering, sakelar yang terpasang pada transmisi, dan dua buah lampu. apabilla transmisi diarahkan pada posisi mundur, maka sakelar akan menghubungkan rangkaian da menyalakan lampu.

Gambar Rangkaian Lampu Mundur

20131208 Rangkaian Lampu Jarak

RANGKAIAN LAMPU JARAK (CLEARANCE)
Pada kendaraan biasanya terdapat beberapa lampu jarak (claerance). pemasangan lampu jarak ini minimal dua buah berada didepan kendaraan. lampu ini berfungsi sebagai penanda keberadaan serta lebarnya sebuah kendaraan. sedangkan lampu yang dipasang pada bagian belakang kendaraan disebut lampu belakang (tail lamp). dengan fungsi yang sama dengan lampu yang dipasang didepan.
Lampu pelat nomer digunakan sebagai penerangan pelat nomer saat kendaraan digunakan pada malam hari. karena kegunaan lampu jarak adalah untuk mengetahui lebar ddan tingginya sebuah kenadaraan tersebut.
Gambar Rangkaian Lampu Jarak dan Lampu Pelat Nomer
Cara Kerja Lampu Jarak:
Apabila sakelar penerangan diarahkan pada sakelar lampu jarak, maka arus lisrik akan mengalir dari baterai, sakelar penerangan, fuse, lampu jarak dan lampu pela nomer.
Lampu yang digunakan unuk lampu jarak (clarance) dan lampu belakang (tail) pada umumnya berwarna putih, orange atau merah dengan daya 5-10 W. sedangkan lampu pelat nomer digunakan warna putih dengan daya 5-7 W.

Saturday, December 7, 2013

20131207 Rangkaian Lampu Sein dan Hazard

RANGKAIAN LAMPU SEIN DAN HAZARD
Setelah membahas dua macam tipe rangkaian kelistrikan bodi sebelumnya. maka pada postingan kali ini saya akan coba share tentang lampu sein dan hazard.
Lampu sein dipasang dibagian depan dan pada bagian belakang kendaraan. lampu ini digunakan untuk memberikan isyarat kepada pengemudi lain bahwa kendaraan akan berbelok, pindah jalur, atau berhenti sementara pada salah satu sisi jalan. sakelar lampu sein pada umumnya dipasang pada assembly steering columb. pada kendaraan moderen biasanya sakelar ini merupakan sakelar multi fungsi yang juga difungsikan sebagai sakelar dim (kadang-kadang juga sakelar klakson). lampu sein yang normal berkedip (nyala-mati) sebanyak 90 +/- 30 permenit. lampu tanda bahaya (hazard) biasanya merupakan satu kesatuan dengan lampu sein tetapi dalam operasinya menggunakan sakelar lain. bila sakelar ini diarahkan pada posisi kerja, maka seluruh lampu anda belok kiri dan kanan akan berkedip serentak. lampu anda bahaya hanya dihidupakan dalam keadaan darurat.berkedipnya lampu sein dan lampu tanda bahaya diatur oleh sebuah flasher. baik jenis bimetal maupun jenis elektronik denga frekuensi tetap sekiar 2,5 kali perdetik.
Gambar Flasher Elekronik


Gambar Flasher BiMetal

Flasher elekronik berkerja dengan memanfaatkan rangkaian timer atau rangkaian flip flop agar dapat memberikan signal on-off. sedangkan flasher bimetal memanfaakan pemuaian dan penyusutan metal untuk membuat kontak berkerja on-off.


Gambar Reflekor Filamen Lampu Bertingkat


Gambar Reflekor Filamen Lampu Bertingkat


Gambar Reflekor Filamen Lampu Bertingkat
Prinsip kerja flasher bimetal ditunjukkan oleh gambar dibawah ini. ketika arus dialirkan pada kumparan pemanas, arus listrik akan diteruskan ketitik kontak dan kelampu kemudian ke massa. akibanya lampu menyala. beberapa saat kumparan akan memanaskan bimetal sehingga memuai dan akan memutuskan titik kontak, akibatnya arus terputus dan lampu akan mati. karena kumparan pemanas tidak dialiri arus listrik lagi maka suhunya akan turun dan bimetal akan menyusut kembali sehingga titik kontak kembali berhubungan seperti semula. demikian seterusnya sampai arus baterai diputuskan.  
Gambar Rangkaian Lampu Sein dan Hazard Menggunakan Flasher Bimetal



Cara Kerja sisem lampu belok dan hazard:
Apabila sakelar lampu belok diarahkan kekiri atau kekanan maka arus listrik akan mengalir kekunci kontak, flasher, sakelar lampu belok dan lampu belok. dengan berkerjanya flasher maka lampu belok akan berkedip. sedangkan untuk lampu anda bahaya (hazard) aliran listrik dari baterai mengalir melalui kunci kontak, flasher, sakelar hazard, diode, fuse dan lampu hazard (keempat lampu belok). dengan demikian lampu hazard akan mulai berkerja (berkedip secara periodik).

20131207 Rangkaian Lampu Kabut

RANGKAIAN LAMPU KABUT
Lampu kabut digunakan pada saat kendaraan berjalan dalam cuaca berkabut, jalanan berdebu atau hujan lebat, tujuannya untuk memperbaiki jarak pandang kearah depan. Penggunaan lampu ini harus memenuhi aturan yang berlaku yakni:
Pemasangan kedua lampu kabut harus berjarak sama, baik kiri maupun kanan dari titik tengah kendaraan.
Lampu kabu dihubungkan bersama-sama dengan lampu dekat ( pada sakelar dim)
Lampu kabu boleh menggunakan lensa warna putih atau warna kuning. Walaupun demikian penggunaan lampu warna kuning merupakan solusi yang terbaik.
Gambar Rangkaian Lampu Kabut
Cara kerjanya:
Bila lampu kabut diaktifkan maka sakelar lampu kepala harus pada posisi lampu jarak dekat. saa akelar kabut diaktivkan, arus listrik dari sakelar lampu kepala akan mengalir ke relay melalui sakelar lampu kabut. dengan aktifnya relay maka arus listrik dari baterai akan mengalir ke lampu kabut melalui fuse dan relay.

Friday, December 6, 2013

20131206 Rangkaian Lampu Kepala Dengan Relay



RANGKAIAN LAMPU KEPALA DENGAN RELAY
Postingan kali ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya bray...yakni postingan mengenai lampu kepal juga tetapi tanpa relay..nah sekarang kita bahas apa pula bedanya jika dipakaikan relay pada rangkaian lampu besar dan bagaimana cara kerja nya..simak nih bray...

Sistem lampu kepala berfungsi untuk menerangi jalan pada malam hari, biasanya terdiri dari baterai, sakelar penerangan, sakelar dim, fuse dan lampu kepala. walaupun demikian terdapat juga rangkaian sistem lampu kepala yang dilengkapi dengan relay.
Gambar Rangkaian Lampu Kepala Dilengkapi Dengan Relay

Cara Kerjanya :
Saat sakelar penerangan diarahkan pada lampu kepala, maka arus listrik dari baterai akan mengalir ke sakelar dim dan diteruskan ke relay. akibanya pada kumparan relay (antara terminal 85 dan 86) akan timbul gaya magnet. kemagnetan ini menyebabkan terhubungnya kontak pada relay (antara terminal 30 dan 87). dengan demikian arus listrik dari baterai akan mengalir langsung ke lampu kepala.
Pada lampu kepala biasanya dilemngkapi dengan rangkaian lampu dim yang digunakan untuk tanda kepada pengemudi lain, khususnya apabila kita minta untuk diprioritaskan.

saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan.,agar pada postingan berikunya lebih inovaif